Rehabilitasi Medik?
Memahami ruang lingkup Spesialis Rehabilitasi Medik (Sp.RM) atau sekarang disebut dengan Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR) / Physical Medicine and Rehabilitaion (PM&R) cukup menantang.
Seorang Sp.KFR disebut juga Fisiatris (Physiatrist) merupakan seorang dokter ahli yang berfokus dalam mengembalikan kemampuan fungsional pasien seoptimal mungkin agar mampu melakukan aktivitas sehari-hari sesuai dengan goal yang dapat dicapai sehingga kualitas hidup pasien menjadi lebih baik.
Fisiatris adalah seorang koordinator yang bekerja dalam sebuah tim rehabilitasi yang terdiri dari Fisiatris (koordinator), Fisioterapis, Terapis Okupasi, Terapis Wicara, Psikolog dan Pekerja Sosial Medik. Layanan Rehabilitasi Medik dapat diilustrasikan seperti pertunjukan orkestra dimana Fisiatris sebagai dirigent-nya. Orkestrasi yang harmoni antar semua kompenan tim rehab akan memberikan hasil yang optimal kepada pasien.
Tim Rehabilitasi Medik memberikan semua pelayanan rehabilitatif baik yang bersifat preventif, kuratif maupun rehabilitatif. Artinya Rehabilitasi Medik berperan dalam mendukung proses pencegahan terjadinya komplikasi atau perburukan penyakit, mendukung proses penyembuhan penyakit dan mendukung proses pemulihan pasca sakit. Contohnya pada pasien osteoarthritis grade IV yang oleh Orthopedis direncanakan tindakan Total Knee Repalcement (TKR), maka Rehab Medik akan membuat program penguatan otot quadriceps dan hamstrings pra operasi TKR agar tidak terjadi atrofi otot (preventif), Pasca operasi Rehab Medik akan memberikan program mengembalikan fungsi luas gerak sendi lutut, kekuatan otot dan melatih pasien berjalan (kuratif dan rehabilitatif).
Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dibagi atas 5 divisi Rehabilitasi:
1.Neuromuscular
2.Musculoscletal
3.Pediatri
4.Geriatri
5.Kardiorespirasi
Dari divisi-divisi Rehabilitasi Medik yang ada, terlihat bahwa cakupan IKFR sangat luas sehingga membutuhkan pemahaman ilmu kedokteran dasar yang komprehensif dan mumpuni. Seorang Sp.KFR ketika masih residen akan mendalami text book anatomi dan kinesiologi (seperti kinesiologi Lyn, Floyd dll) kemudian text book of PMR (Braddom, Delisa, J.Tan, Cucurullo, dll), Banyak sekali text book yang terkait rehabilitasi yang harus juga didalami oleh calon Fisiatris.
Seorang fisiatris ketika akan memberikan program kepada pasien akan melihat secara komprehensif status kesehatan pasien kemudian membuat goal yang masih mungkin dicapai pasien. Jadi program yang akan dijalankan sesuai dengan goal yang ditentukan.
Kolaborasi Fisiatris dengan Dokter spesialis yang lain akan memberikan pengaruh positif yang besar kepada pasien apalagi menyangkut fungsional pasien.
Terima kasih
Komentar
Posting Komentar