Bahagia Itu Memberi

Selama menjalani kehidupan ini, kita sering disapa dengan kata bahagia. Sering pertanyaan 'apakah anda bahagia?' menghampiri kita. Tak jarang orang menyebut dirinya tidak bahagia. Mulai dari kehidupan pribadi sampai dalam dunia kerja. Mungkin kita sering mendengar keluh kesah seseorang, aku tidak bahagia dalam rumah tangga, aku tidak bisa bahagia dengan pekerjaanku dan aku tidak bisa bahagia dengan persahabatanku dan lain sebagainya. Tahukah anda, di dunia ini orang mendefenisikan kebahagiaan itu dengan caranya masing-masing. Bahkan yang lebih aneh lagi, ada yang tidak tahu apa itu bahagia. Baginya semua sama saja.

Banyak konsep yang bisa kita defenisikan sebagai bahagia. Prinsipnya bahagia itu adalah yang menentramkan hati. Ketika hati tentram, dunia ini selaksa surga yang telah dihadiahkan Tuhan kepada hambanya dan tumbuh rasa syukur yang mendalam telah dipilih Tuhan sebagai salah satu manusia yang diberi kehidupan di dunia ini. 

Banyak hal yang bisa menentramkan hati. Salah satunya adalah memberi. Ya, memberi manfaat kepada orang lain. Dengan memberi senyum tulus, membuang duri dari jalanan, memberi bantuan kecil, menyapa orang lain, memberi perhatian kepada keluarga dan sahabat, dan semua pemberian yang bermanfaat kepada orang lain akan membuat diri bahagia.  Maka bisa dikatakan bahagia itu adalah memberi. Banyak orang yang telah merasakan 'the power of giving'. Ketika itu dilakukannya dengan tulus, mencoba meresapi makna memberi dengan ikhlas, membeningkan hati dan jiwanya, perlahan tapi pasti bahagialah dirinya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lulus menjadi Residen PPDS Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi (IKFR) FK-UNDIP Juli 2017

Perjuangan Masuk PPDS IKFR UNDIP

menuju PPDS IKFR UNDIP